· PENGERTIAN
Model bisnis menentukan bagaimana cara dan nilai apa saja
yang ditambahkan oleh suatu perusahaan dalam menawarkan produk maupun jasa yang
ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Model bisnis lama dengan model bisnis
sekarang atau masa kini jelas berbeda jauh, perbedaanya yaitu model bisnis lama
atau industri lama atau yg lebih dikenal dengan ekonomi industri lebih
cenderung kedalam industri sedangkan dengan Model bisnis baru atau masa kini
atau lebih dikenal dengan era informasi tidak memerlukan banyak model besar
karena situs-situs penyedia informasi sudah cukup banyak.
· PARADIGMA
BARU
Model bisnis tidak hanya jual dan beli melalui internet
saja, namun lebih berbicara tentang model bisnis dan struktur bisnis apa yang
paling cocok bagi perusahaan dengan bantuan internet untuk mencapai posisi
pasar yang lebih baik. Model bisnis lama lebih cenderung kedalam industri dan
pada model bisnis masa kini lebih dikenal dengan era informasi yang tidak
memerlukan banyak model besar karena situs penyedia informasi sudah cukup
banyak.
· TIPOLOGI
MODEL-MODEL BISNIS
Tipologi model bisnis secara elektronik (e-business)
digolongkan kedalam lima macam model berdasarkan tingkat kontrol ekonomis dan
tingkat nilai integrasinya.
1. Agora adalah suatu e-business yang merupakan suatu tempat
diamana pembeli dan penjual bertemu untuk melakukan transaksi.
2. Agregasi (aggregations) adalah e-business yang
menggabungkan (Agregasi) beberapa pemasok kedalam satu buah toko online yang
nyaman. (kontrol mengorganisasikan sendiri, agregasi rendah)
3. Aliansi (alliance) adalah kerjasama beberapa anggota
untuk mencapai tujuan teertentu. (kontrol mengorganisasikan sendiri, agregasi
tinggi)
4. Rantai nilai (value chain) adalah jaringan integrasi
vertikal yang menambah nilai ke input berikutnya. Rantai nilai ini akan
menyampaikan bagaiman nilai-nilai kepada pelanggan yaitu nilai-nilai yang dapat
disediakan oleh perusahaan disekitar produk
atau jasa yang dijual seperti :
• Kecepatan layanan
• Nyaman
• Personalisasi
• Harga
5. Jaringan distrubusi (distrubutiv network) menyediakan
jasa mengalokasikan dan mendistribusikan dari pada memproduksi dan membeli
barang-barang, jasa dan informasi. Pengelompokan lainnya dari model e-business
adalah mengelompokkannya berdasarkan siapa yang berpartisipasi dalam transaksi
yaitu B2C (business to consumer) dan B2B (business to business). Empat
modelnnya adalah :
• Toko online
• Penyedia isi
• Pengumpul isis atau pengagregasi isi
• Penyedia infrastruktur.
· PERUBAHAN
MODEL BISNIS
Dalam perubahan model bisnis disini adalah sistem atau cara
yang digunakan. Di perubahan model bisnis sekarang lebih canggih yaitu
memanfaatkan teknologi yang ada yaitu dengan jaringan internet.
· TREND KEDEPAN
Dengan berkembang pesatnya teknologi pada era informasi maka
model bisnis memiliki perkembangan terhadap era tersebut yaitu sebagai berikut.
1. TREND :
PELANGGAN
1. Pelayanan yang cepat (faster service)
Dengan adanya aplikasi dari e-business akan mempercepat
pelayanan yang dapat diberikan kepada konsumen
2. Swalayan (self-service)
Keinginan konsumen dapat berbelanja kapan saja, dimana saja,
selama tersambung dengan internet. Waktu yang dihabiskan untuk perjalanan ke
mall berkurang, susahnya mencari tempat parkir, hingga kemacetan lalu lintas.
3. Beragam pilihan (more products choices)
Seiring dengan meningkatnya daya dan perhatian konsumen,
perusahaan berusaha menyediakan berbagai variasi produk dan jasa, beserta
kustomisasi produk.
4. Konsumen tidak lagi butuh retail lain atau toko lain yang
memberikan yang terbaik, konsumen menginginkan layanan bisnis yang terintegrasi
model one-stop-shopping.
2. TREND:
E-SERVICE
1. Penjualan & layanan (integrated sales & service)
Konsumen sekarang menginginkan informasi yang cepat, akurat,
konsisten dan mereka mengharapkan layanan sebelum dan sesudah membeli.
2. Dukungan yang tanpa celah (seamless support)
Pada bisnis yang berfokus kepada konsumen,seorang manajer
harus memahami, bahwa konsumen menghargai waktu mereka, dan konsumen semakin
tidak toleran terhadap layanan yang kurang memuaskan.
3. Jasa pengantaran yang nyaman dan persyaratan yang
fleksibel (flexible fullfilment & convinient service delivery)
Supply Chain Management adalah solusi, lebih dekat kepada
konsumen, mengurangi pemborosan dalam supply chain (waktu, persediaan, dsb),
akses informasi real-time dengan konsumen, dan membentuk rekanan dengan
koordinasi virtual.
4. Meningkatkan keterbukaan proses bisnis (increased process
visibility)
Process visibility berarti menyediakan konsumen terhadap
akses yang akurat, terhadap informasi waktu tentang status order, penetapan
harga produk, dan ketersediaan produk.
3. TREND: ORGANISASI
1. Pemberdayaan dari luar atau Alih Daya (outsourcing)
Outsourcing memberikan fondasi atas penciptaan perusahaan
virtual, inti dari konsep e-business.
2. Kontrak produksi (contract manufacturing)
Tujuan dari
perusahaan untuk memindahkan dari fokus terhadap modal atau asset-intentsive
(manufacturing), ke fokus terhadap pengetahuan dan marketing-intensive
(marketing).
3. Distribusi virtual (virtual distribution)
Dengan menggabungkan
mekanisme distribusi dan transaksi untuk menguasai suatu pasar, distributor
virtual memanfaatkan kemampuan web dalam menciptakan suatu pasar efisien yang
tidak hanya dapat menghubungkan pembeli dan penjual, namun juga teknologi,
informasi, dan aktivitas dagang.
4. TREND: TENAGA
KERJA
1. Mempekerjakan yang terbaik (hiring the best and
brightest)
Perusahaan besar yang mulai merambah e-commerce mengalami
kesulitan untuk merekrut karyawan yang berbakat.
2. Mempertahankan karyawan berbakat (keeping talented
employees)
Mempertahankan budaya
kerja yang dapat mengarahkan pada kesuksesan dan inovasi bukan lagi suatu
syarat yang harus dipenuhi untuk perusahaan, melainkan suatu keharusan dalam
dunia e-business.
5. TREND:
TEKNOLOGI PERUSAHAAN
1. Aplikasi perusahaan yang terintegrasi (integrated
enterprise applications)
Selama beberapa dekade telah ditunjukkan bahwa perusahaan
yang menginginkan optimasi proses bisnis akan melakukan integrasi dalam segala
fungsi. Dan hal ini akan terus berlanjut ke masa depan, paket-paket software
untuk integrasi perusahaan pun telah banyak bermunculan seperti SAP dan
PeopleSoft yang membantu perusahaan dalam proses integrasi tidak hanya pada
fungsi perusahaan, namun juga dengan pihak eksternal yang berhubungan dengan
perusahaan, seperti supplier, partner, dan pelanggan.
2. Integrasi saluran (multichannel integration)
Integrasi layanan berarti menyediakan standar layanan
pelanggan berkualitas tinggi disemua saluran. Integrasi saluran (multichannel
integration) merupakan suatu yang penting, karena adanya distribusi informasi
tentang bisnis dan transaksi yang akan memberikan kemudahan untuk berbagai
pelanggan, dimana saja, kapan saja.
3. Aplikasi penghubung (middleware)
Untuk mempertemukan bisnis dan teknologi terkadang
diperlukan suatu aplikasi penghubung (middleware), beberapa sebab diperlukannya
aplikasi penghubung antara lain karena sistem lama yang tidak memungkinkan atau
sulit untuk diganti sehingga diperlukan aplikasi penghubung antara sistem lama
dengan sistem baru yang akan dipasang.
6. TREND:
TEKNOLOGI UMUM
1. Aplikasi web nirkabel (wireless web applications)
Bisnis di masa depan lebih berbentuk mobile, terintegrasi
dan personal. Dengan semakin menjamurnya infrastruktur nirkabel, era baru
pemanfaatan berbagai gelombang udara untuk melakukan bisnis antara konsumen dan
perusahaan.
2. Aplikasi informasi dan komputer tangan (handheld
computing & information appliances) : Para konsumen meminta akses informasi
yang lebih mudah, lebih kritis, personal, dan profesional. Peningkatan
kebutuhan untuk produktivitas dan konektivitas ”kapan saja , dimana saja” telah
memberikan jalan pada alat-alat komunikasi yang mudah digenggam.
3. Konvergensi infrakstruktur (infrastructure
convergence)
Trend besar dalam infrastruktur untuk e-business adalah
penggabungan dari berbagai data dan jaringan.
4. Penyedia jasa aplikasi (application service
provider)
Pengambilan keputusan dalam penggunaan aplikasi informasi
perusahaan telah berkembang, yang dulunya make versus buy, sekarang berubah
menjadi make versus buy versus rent.